Dikarenakan Pandemi Virus Corona, Lalu lintas Grup Video Call di Facebook Melompat 70 %

Komunikasi jarak jauh lewat grup video call juga jadi fasilitas untuk sama-sama tersambung ditengah-tengah pendemic COVID-19 ini. Tidaklah heran penyuplai basis grup video call merasakan ada lonjakan lalu lintas di servicenya. Ini disadari oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg.


Dalam data yang diberikan, sampai akhir minggu ini, lonjakan lalu lintas grup video call memakai Facebook Messenger sampai lebih dari 70 %. Sesaat, waktu orang ada dalam grup video call bertambah 2 kali lipat dengan cara global.

Diambil dari CNET lewat Liputan6. com, Kamis ( 26 / 3 ), pemakaian feature voice serta video call di WhatsApp bertambah 2 kali lipat dibanding tahun kemarin, khususnya waktu waktu menyebarnya virus corona.

Tetapi, untuk basis sosial media nomor satu di dunia, Facebook hadapi rintangan dalam melawan info palsu, hoax, isu, serta konspirasi berkaitan dengan virus ini.

Tetap, service Facebook jadi penting buat pemakai di penjuru dunia untuk sama-sama tersambung. Facebook menyebutkan, servicenya banyak juga digunakan oleh pemimpin komune serta tenaga pakar kesehatan untuk bagikan info serta suport.

Di Inggris contohnya, satu juta pemakai Facebook ikuti group suport Covid-19.

Penambahan kegiatan di Facebook disebut belum berefek pada potensi perusahaan mengatasi lonjakan lalu lintas. Tetapi, Mark Zuckerberg menyebutkan, perusahaan siap-siap memberi respon bila lalu lintas pemakaian bertambah lebih jauh.

" Kami berupaya pastikan, kami dapat terus layani pemakai. Sekarang pandemi belum sampai puncaknya, kami butuh pastikan infrastrukturnya cukup kuat supaya service dapat dinaikkan waktu kondisi menekan, " katanya.
Previous
Next Post »